Mengenal kamu hanya sementara
Tetap teguh walau di nusantara
Bagai bulan tiada kusangka
Bermain dilautan air cinta
Bersulam rindu yang sama
tidak membeza apa yang ada
Kerna semua manusia biasa
Yang pernah melakukan dosa
Sayang kau lurut padaku
Tiada kupinta
Tiada kuminta
Lahir dari sudut hatimu
Bawaku rasa manis budimu
Andai ku tak merasakannya
Apalah erti aku menulisnya
Kasih tersimpul masih teguh
Walau terpisah masih gagah
Bersemi dijiwa yang kasih
Tumbuh ekar dari yang benih
Cinta yang tak luruh
Menjadi menara kasih kukuh
Yang berdiri megah
Saat terpandang matamu
Hati mula jadi runtun
Air mata jatuh berderai
membanjiri segenap pipimu
Aku tak daya tertahan
Kau tahu aku pun tahu
Satu ketentuan yang tak bisa
Tiada upaya aku dan kau melawan
KekuasaanNya Yang Esa
Hanya merelakannya berlalu
Dengan air mata mengiringi
Segala yang pahit ditelan
Segala yang manis jadi teladan
Ku coretkan jadi kenangan
Dalam hidup sepanjang jalan
Kesedihan mendatang jangan diruntun
Hiasilah wajah kegembiraan
Menjadi teman dalam keredhaan
Terima kasih ku beri
Sambutlah salam dari hati
Walau tak seberapa suci
Hanya melukis yang dirasai
Bukan diri untuk disanjui
Cuma mahu menyanyai
Kerna aku... milik illahi
Encik Saimoh & Puan Salwiah
serta
Keluarga