Sunday, 5 May 2013

Musafir Cinta



Untuk apa aki hidup?! Apa hanya untuk menjalani kesengsaraan ini? Aku mau bunuh diri saja supaya dapat segera bertemu dengan Tuhan dan melabrak-Nya atas segala ketidakadilan ini... !

Guagatab geram sahabat karibnya di malam itu, benar-benar mengguncang iman Iqbal.

"Tuhan tidak adil..." protesnya

Iqbal pun beraksi meninggal segala jenis ibadah yang istiqamah diamalkannya selama ini. Memcampakkan iman dan ruhani Islamnya. Rumah ibadah lainpun dikunjunginya. Tetapi , semakin berani ia melabrak agamanya, semakin giris jugalah kehampaan jiwa yang menderanya. Htinya kian gundah, hidupnya kian nestapa.

Benarkah Tuhan telah berlaku tidak adil pada hamba-Nya? Berhasilkah Iqbal meraih kembali kesehatian imamnya, kedamaian hatinya, melalui pemberontakan iman itu? bagaimana Tuhan dapat menjumpainya?


No comments:

Post a Comment

menulislah dengan ikhlas...